**JAKARTA BARAT** – Semangat kebersamaan, kekompakan, dan kecintaan terhadap seni islami mewarnai seleksi Lomba Paduan Suara Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Piala PWNU DKI Jakarta Hj. Hizbiyah Rochim yang digelar pada Selasa, 20 Oktober 2026, di Masjid Raya KH Hasyim Asy’ari, Jalan Daan Mogot, Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.
Kegiatan ini dibuka oleh Gus Baha, Sekretaris PWNU DKI Jakarta yang juga menjabat sebagai Ketua BAZNAS DKI Jakarta. Pembukaan tersebut menjadi awal dari rangkaian perlombaan yang tidak hanya mengedepankan kemampuan olah vokal, tetapi juga menumbuhkan semangat persaudaraan dan kebersamaan di kalangan Muslimat NU.
Sebanyak 12 grup atau tim mengikuti seleksi dengan menampilkan kemampuan terbaik masing-masing. Setiap tim berupaya menunjukkan kualitas suara, kekompakan, harmonisasi, serta penghayatan dalam membawakan lagu. Penampilan para peserta memperlihatkan kesungguhan dalam mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang bergengsi tersebut.
Sejumlah perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat NU turut meramaikan kegiatan ini, di antaranya Kedoya Selatan, Kembangan, Tambora, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Taman Sari, Kebon Jeruk, dan Kalideres.
Dalam pelaksanaan seleksi kali ini, panitia belum menetapkan pemenang. Para peserta masih harus melewati tahapan berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026. Pada tahap tersebut, perlombaan akan kembali dilaksanakan untuk menentukan tim yang berhasil meraih kemenangan.
Adapun dewan juri yang bertugas menilai penampilan para peserta terdiri atas Umi Rahmi, Umi Azizah, dan Ustaz Mukdi Syarif. Ketiganya akan melakukan penilaian berdasarkan kualitas penampilan masing-masing tim sesuai dengan kriteria perlombaan.
Seleksi ini menjadi kesempatan bagi setiap grup untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengukur hasil latihan yang telah dipersiapkan. Persaingan antartim diharapkan berlangsung secara sehat, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, kekompakan, dan semangat persaudaraan.
Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan paduan suara Muslimat NU ini menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarwilayah, mengembangkan potensi anggota, serta menjaga semangat berorganisasi melalui seni dan kebersamaan.
Dengan digelarnya seleksi ini, antusiasme peserta semakin terasa menjelang perlombaan lanjutan pada 22 Oktober mendatang. Masyarakat dan para pendukung pun menantikan tim terbaik yang akan tampil unggul dan membawa pulang kemenangan dalam Lomba Paduan Suara Muslimat NU Piala PWNU DKI Jakarta Hj. Hizbiyah.
